Kehususan dan Perbedaan Aqidah Salaf Dibanding Aqidah yang lainnya :

April 30, 2014 at 2:00 pm 1 comment

Kehususan dan Perbedaan Aqidah Salaf Dibanding Aqidah yang lainnya :

1. Aqidah salaf diambil dari sumber yang asli dan bersih dari kitabulloh dan sunnah rosululloh yang jauh dari kotoran nafsu dan kesamaran dan kosong dari penafsiran dari luar Islam.

2. Aqidah salaf meninggalkan ketenangan dalam jiwa dan menjauhkan seorang muslim dari keraguan dan angan-angan kosong.

3. Aqidah salaf menjadikan sikap seorang muslim mengagungkan nash-nash AlQur’an dan AsSunnah karena ia tahu bahwa tiap apa yang di dalamnya kebenaran dan pada yang demikian itu terdapat keselamatan yang besar dan keistimewaan yang husus.

4. Aqidah salaf mewujudkan bagi muslimin karakter yang Alloh ridhai dengan firmanNya :

فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّى يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوا فِي أَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Artinya : “Maka demi Robmu, mereka tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan. Kemudian hati mereka tidak merasa keberatan terhadap hukum yang kamu putuskan dan mereka menerima dan tunduk secara lahir dan batin”.(AnNisa :65)

5. Aqidah salaf menghubungkan seorang muslim dengan pendahulunya yang sholih.

6. Aqidah salaf menyatukan barisan muslimin dan menyatukan mereka karena ia jawaban bagi firman Alloh :

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا

Artinya :”Dan berpegangteguhlah kamu dengan tali Alloh (kitabulloh dan agamaNya) semuanya dan janganlah berpecah belah”. (Ali Imron:103)

6. Di dalam aqidah salaf terdapat keselamatan bagi yang berpegang teguh dengannya dan termasuk orang yang diberi kabar gembira rosululloh shollalloh ‘alaihi wa sallam dengan kemenangan dan pertolongan di dunia dan keselamatan dari neraka dan keberuntungan mendapat sorga di ahirat.

7. Berpegang teguh dengannya merupakan sebab terbesar kekokohan di atas agama.

8. Aqidah salaf mempunyai pengaruh yang besar pada perilaku dan ahlak orang yang berpegang teguh dengannya dan selanjutnya menjadi sebab terbesar keistiqomahan di atas agama yang benar.

8. Aqidah salaf merupakan sebab terbesar kedekatan kepada Alloh dan

keberuntungan medapatkan keridhoaanNya.

Karakter Salaf

1. Kokoh di atas kebenaran dan tidak berubah-ubah keyakinan sebagaimana pengikut hawa nafsu. Hudzaifah bin AlYaman berkata kepada Ibnu Mas’ud,

(( إن الضلالة حق الضلالة أن تعرف ما كنت تنكر وتنكر ما كنت تعرف وإياك والتلون في الدين فإن دين الله واحد ))

”Sesungguhnya kesesatan sebenar-benar kesesatan kamu mengetahui yang dahulu kamu ingkari dan mengingkari apa yang kamu ketahui dan jauhilah berwarna-warni (berubah-ubah) dalam agama sesungguhnya agama Alloh itu satu”.

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah,”

(( وبالجملة فالثبات والاستقرار في أهل الحديث والسنة أضعاف أضعاف ما هو عند أهل الكلام والفلسفة )

“Secara umum kekokohan dan kemanatapan agama pada ahli hadits dan sunnah jauh berlipat ganda dibanding kekokohan pada ahli kalam dan

filsafat”.(Majmu’ Fatawa 4/5). Hal ini membuktikan bahwa aqidah dan manhaj mereka itu benar dan petunjuk yang lurus.

(( إن ما عند عوام المسلمين وعلمائهم أهل السنة والجماعة من المعرفة واليقين والطمأنينة والجزم بالحق والقول الثابت والقطع بما هم عليه أمر لا ينازع فيه إلا من سلبه الله العقل والدين)

Berkata Syaikhul Islam,”

“Ma’rifah, keyakinan, ketenangan, kepastian terhadap kebenaran dan ucapan yang kokoh dan pasti ada pada orang-orang awam dan ulama ahlus sunnah wal jama’ah adalah perkara yang tidak diperselisihkan lagi kecuali bagi orang yang Alloh cabut akalnya”.(alHujjah fi Bayanil Mahajjah Liqowamis Sunnah, AlAshbahani)

2. Kokohnya mereka di atas perkara-perkara Aqidah dan tidak ada perselisihan di antara mereka bersamaan perbedaan jaman dan tempat. alAshbahani mensifati mereka dengan ucapannya,

Dan termasuk perkara yang menunjukkan bahwa ahli hadits adalah ahlul hak, seandainya kamu menelaah semua karya tulis mereka yang terdahulu dan sekarang bersamaan perbedaan dan berjauhan negeri mereka kamu menemukan mereka dalam menerangkan aqidah di atas satu titik yang mereka jalani di atas satu jalan, tidak menyimpang dan condong darinya, pendapat mereka satu, penukilan mereka satu, kamu tidak menemukan pada mereka perselisihan maupun perpecahan sedikitpun bahkan seandainya seandainya kamu kumpulkan semua ucapan mereka dan apa yang mereka nukil dari pendahulu mereka kamu akan menemukan seoalah dari satu hati dan berjalan di atas satu lisan. Dan adakah dalil atas kebenaran yang lebih jelas daripada ini ?” (Majmu’ Fatawa 4/105).

3. Mereka berkeyakinan bahwa jalan salaf lebih selamat, luas ilmunya dan hikmah tidak seperti yang dianggap oleh ahli kalam bahwa jalan salaf lebih selamat dan jalan orang sekarang lebih luas ilmu dan hikmah.

(( لقد كذبوا على طريقة السلف وضلوا في تصويب طريقة الخلف فجمعوا بين الجهل بطريقة السلف في الكذب عليهم وبين الجهل والضلال بتصويب طريقة الخلف ))

Syaikhul Islam berkata membantah anggapan tersebut,”Sungguh mereka mendustakan jalan salaf dan sesat dalam membenarkan jalan orang sekarang lalu mereka mengumpulkan antara kebodohan terhadap jalan salaf dalam mendustakannya dan antara kebodohan dan kesesatan dengan membenarkan jalan kholaf, orang sekarang”.(Majmu’ Fatawa, 3/347).

4. Mereka orang yang lebih mengetahui keadaan Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam, perbuatan-perbuatan dan perkataannya dari selain mereka oleh karena itu mereka manusia yang paling mencintai sunnah, paling bersemangat untuk mengikutinya dan paling loyal kepada pemegang sunnah.

(( فإنه متى كان الرسول صلى الله عليه وسلم أكمل الخلق وأعلمهم بالحقائق وأقومهم قولاً وحالاً لزم أن يكون أعلم الناس به أعلم الخلق بذلك وأن يكون أعظمهم موافقة له واقتداءً به أفضل الخلق ))

Syaikhul Islam berkata,”Kalau nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam manusia yang paling sempurna, paling mengetahui hakikat-hakikat dan paling kokoh ucapan dan keadaannya maka lazim manusia yang paling mengetahui rosul maka manusia yang paling mengetahui kesempurnaan, hakikat dan ucapan dan perbuatan rosul dan menjadi manusia yang paling besar dalam menyesuaikan dan mencontoh rosul shollallohu ‘alaihi wa sallam”.

Dengan demikian jelaslah mereka adalah manusia yang paling berhak menjadi kelompok yang ditolong dangolongan yang selamat.

(( وبهذا يتبين أن أحق الناس بأن تكون هي الفرقة الناجية أهل الحديث والسنة الذين ليس لهم متبوع يتعصبون له إلا الرسول عليه الصلاة والسلام وهم أعلم الناس بأقواله وأحواله وأعظمهم تمييزاً بين صحيحها وسقيمها وأئمتهم فقهاء فيها وأهل معرفة بمعانيها تصديقاً وعملاً وحباً وموالاة لمن والاها ومعاداة لمن عاداها ))

Syaikhul Islam berkata,”Dengan demikian jelaslah bahwa manusia yang paling berhak menjadi golongan yang selamat adalah ahli hadits dan sunnah yang tidak ada bagi mereka ikutan yang mereka fanatik kepadanya selain rosul shollallohu ‘alaihi wa sallam dan mereka adalah manusia yang paling mengetahui ucapan dan perbuatan rosul dan paling mengetahui perbedaan antara berita yang shohih dan lemah. Ulama mereka adalah ahli fiqih dan ahli ma’rifah yang mengetahui makna-makna hadits dengan membenarkan, mengamalkan, mencintai dan membela orang-orang yang membelanya dan memusuhi orang-orang yang memusuhinya”.

5. Di antara ciri has mereka yang paling besar adalah semangat mereka dalam menyebarkan aqidah yang shohihah dan agama yang lurus yang diutuskan Alloh kepada para rosul, mengajarkan, membimbing dan menasihati manusia disertai dengan bantahan orang-orang yang menyelisihi dan ahli bid’ah.

6. Syaikhul Islam berkata,”Ahlus sunnah dalam Islam seperti orang Islam di antara agama-agama yang lainnya”. Kemudian beliau menerangkan keadilan ahlus sunnah di tempat lainnya,”Mereka tengah-tengah dalam masalah sifat Alloh antara meniadakan metode Jahmiyah dan golongan yang memisalkan dan menyerupakan sifat Alloh dengan sifat mahlukNya. Mereka tengah-tengah dalam masalah perbuatan Alloh antara golongan qodariyah dan jabariah, tengah-tengah dalam masalah ancaman Alloh antara golongan Murjiah dan wa’idiyah dari qodariyah dan selain mereka. Dalam masalah nama-nama Iman dan agama antara haruriyah dan mu’tazilah dan antara murjiah dan jahmiyah. Dalam mensikapi sahabat nabi tengah-tengah antara rofidhoh dan

khowarij.”(Majmu’ Fatawa 3/141)

7. Kokohnya mereka terhadap gelar-gelar dan nama-nama yang sesuai syariat.

8. Semangatnya mereka kepada persatuan da’wah kepadanya dan menyeru manusia kepadanya serta membuang perselisihan dan perpecahan dan memperingatkan manusia darinya. Dan nama yang paling terkenal bagi mereka adalah ahlus sunnah wal jama’ah. Prinsip ini ada pada pokok-pokok ilmiah mereka terdapat juga pada kehidupan mereka sebagai praktek, kenyataan dan keilmuan.

 

 

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Simaklah Kajian Ilmiah Bermanhaj Salaf

1 Comment Add your own

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Insya Allah,segera terbit..!

Arsip

Blog Stats

  • 31,051 klik
Yang sedang online:
counter
Jumlah pengunjung:
wordpress hit counter sejak Maret 2009
Tentang Anda:
IP Anda

%d bloggers like this: