Pelajaran Manhaj (Pelajaran Pertama)

April 11, 2014 at 7:48 am Leave a comment

Pembahasan Pertama :

Maksud Salafus Shalih :

Secara bahasa : Ibnul Faris berkata : huruf sin, laam dan faa akar kata salaf menunjukkan atas pendahuluan seperti dikatakan AsSalaf orang-orang yang telah lewat dan kaum asSalaf adalah orang-orang terdahulu.

Secara syari’at para ahli berselisih pendapat dalam menentukan maknanya. Ada empat pendapat dari mereka yaitu :

Pertama : mereka bernpendapat madzhab salaf dibatasi dengan satu masa tertentu tidak lebih dari itu. Kemudian mereka menyatakan bahwa pemikiran Islami telah hilang setelah masa tersebut bersamaan dengan wafatnya tokoh-tokohnya.

Kedua : mereka berpendapat bahwa as Salaf adalah orang-orang tekstual dalam memahami dalil tidak bersandar kepada akal sedikitpun kemudian mereka membiarka dalil-dallil tanpa memahami kandungannya dan menyerahkan makna-maknanya kepada Alloh serta mereka lebih menyibukkan diri dengan apa-apa yang bermanfaat dari macam-macam ibadah dan takarrub.

Ketiga : kelompok ini menyatakan bahwa apa yang muncul dari pelajaran-pelajaran akal dalam ilmu kalam muncul dari madzhab salaf itu sendiri bukan muncul dari pengaruh luar Islam.

Keempat : mereka berpendapat bahwa madzhab salaf dibangun di atas banyak pandangan yang berbeda-beda dalam hal manhaj cuma pandangan-pandangan itu menyatu dan tumbuh dan tegak di tangan ulama Islam.

Empat pendapat itu di atas semuanya salah dalam mendefinisikan maksud

as Salaf dikarenakan mereka memandang kepada satu masalah yang dibangun di atas prinsip manhaj yang tidak benar dan tidak bertolak dari tempat pijakan syar’i yang benar. Agar dapat sampai kepada pemahaman yang benar yang membatasi maksud As Salaf dengan batasan yang rinci maka kami harus mempunyai i’tibar sebagian perkara yang penting dalam masalah ini.

Pertama : mengenal batasan secara waktu untuk menjelaskan awal pertumbuhan madzhab AsSalaf yang mana padanya terdapat empat perbedaan pendapat yaitu : 1. Di antara ulama ada yang membatasinya pada jaman sahabat saja. 2. Di antara mereka hanya membatasi dengan sahabat dan tabiin. 3. Di antara mereka ada yang mengatakan salaf adalah sahabat, tabiin dan tabiut tabiin. 4 Di antara mereka ada yang mengatakan salaf adalah generasi sebelum tahun 500 H.

Pendapat yang benar yang terkenal yang dipegangi oleh jumhur (mayoritas) ulama ahlis sunnah adalah pendapat ketiga yang menetapkan maksud salaf dilihat dari sisi waktu adalah generasi tiga yang utama yang direkomendasi oleh Rosululloh shallallohu ‘alaihi wa sallam.

Perkara kedua : Bahwa batasan waktu belum mencukupi untuk mendefiniskan pemahaman salaf karena kita memperhatikan bahwa banyak dari golongan dan kebid’ahan muncul pada zaman tersebut. Maka hidupnya seseorang pada jaman tersebut tidak cukup untuk menghukumi bahwa ia berjalan di atas manhaj as salaf selama ia tidak selaras dengn alkitab dan assunnah dalam ucapan dan perbuatannya dengan mengikuti keduanya tidak mengadakan kebid’ahan. Sehingga kita memperhatikan banyak dari ulama mengikat istilah tersebut dengan tambahan AsSalafus Sholih dan meskipun tanpa ikatan diperbolehkan dikarenakan ulama telah memberikan istilah demikian. Dengan demikian kalimat assalaf ketika dimutlakkan wajib dirinci tidak sekedar jaman terdahulu bahkan disandarkan kepada sahabat Rosululloh shallallohu ‘alaihi wa sallam, tabiin dan setelah mereka dengan syarat kuat mengikuti manhaj sahabat.

Perkara ketiga : Sesungguhnya setelah adanya golongan-golongan Islam dan terjadinya perpecahan maka gelar assalaf diberikan pada orang yang menjaga seluruh keslamatan aqidah dan manhaj Islami menyesuaikan atas pemahaman generasi pertama yang utama. Dan sebagian ulama menetapkan istilah ini dalam rangka menyamakan dengan nama-nama syari’ah yang lainnya bagi ahlis sunnah wal jama’ah, yang tentunya nama assalaf lebih husus darinya.

Entry filed under: Uncategorized. Tags: , , , .

Kesalahan dalam Mendidik Anak Menjawab Syubhat Seputar Pasca Jihad Dammaj

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Insya Allah,segera terbit..!

Arsip

Blog Stats

  • 31,051 klik
Yang sedang online:
counter
Jumlah pengunjung:
wordpress hit counter sejak Maret 2009
Tentang Anda:
IP Anda

%d bloggers like this: