Mencela Ta’addud (Poligami) Adalah Kemurtadan (5)

November 8, 2009 at 6:26 am 1 comment

‘Ulama sepakat murtadnya orang yang mengingkari sesuatu dari Al Qur’an atau mengingkari perkataan yang telah diketahui secara umum. Mereka yang mengingkari ta ‘addud atau memandangnya kedholiman terhadap wanita atau membenci pensyari’atannya, tidak diragukan lagi kemurtadannya. Otolak poligamileh karena itu aku memperingatkan mereka yang bermain – main dengan agama dan aku mengkuatirkan kafirnya orang – orang yang selalu mengkritik ta’addud dan selalu membicarakan dampak – dampak negatifnya tanpa menyebutkan dampak – dampak positifnya, menakut – nakuti manusia untuk ta’addud dan membuat kerancuan berpikir di negeri – negeri Islam. Allah Ta ‘ala berfirman dalam ayat-Nya (QS.Al Ahzab) :

60. Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang- orang yang berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah (dari menyakitimu), niscaya kami perintahkan kamu (untuk memerangi) mereka, Kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam waktu yang sebentar,

61. Dalam keadaan terlaknat. di mana saja mereka dijumpai, mereka ditangkap dan dibunuh dengan sehebat-hebatnya.

62. Sebagai sunnah Allah yang berlaku atas orang-orang yang telah terdahulu sebelum (mu), dan kamu sekali-kali tiada akan mendapati perubahan terhadap ketetapan Allah ini.

Dan ketika pada suatu hari Abul ‘ala berkata : “ Bila mana kamu mempersekutukan seorang wanita bersamanya, sungguh kamu salah dalam berpikir seandainya bersama – sama sekutu diharapkan kebaikan niscaya illah bersekutu.

Demikian pemikiran Abul ‘Ala seorang penyair yang meninggalkan kehidupan dunia pandai berfilsafat, mengharamkan apa yang dihalalkan oleh Allah seperti daging, susu, telur dan selain itu serta mengharamkan kawin untuk dirinya. Ia memandang bahwa perkawinan merupakan tindakan pelanggaran orang tua terhadap anak laki – laki. Teorinya jelas menyelisihi tabiat kemanusiaan dan berlawanan dengan agama yang lurus. Maka pandangan yang ia ungkapkan tertolak dan dianggap angin lalu.

Entry filed under: Manhaj, Muslimah. Tags: .

Menjawab Kerancuan Berpikir Tentang Poligami (4) Golongan Yang Memerangi Sunnah Ta’addud (6)

1 Comment Add your own

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Insya Allah,segera terbit..!

Arsip

Blog Stats

  • 31,051 klik
Yang sedang online:
counter
Jumlah pengunjung:
wordpress hit counter sejak Maret 2009
Tentang Anda:
IP Anda

%d bloggers like this: