Tanya Jawab Seputar Dzikir Jama’ah

September 2, 2009 at 3:10 pm

Dzikir Berjama’ah Dengan Memiringkan Badan Ke Kanan dan Ke Kiri

Tanya : Apa hukumnya Dzikir Berjama’ah dengan memiringkan badan ke kanan dan ke kiri dan mengeraskan suara?

Jawab : Segala pujian hanyalah milik Alloh, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah صلى الله عليه و سلم, keluarga dan sahabatnya…

Tidak boleh karena yang demikian adalah kebid’ahan yang dilarang Rasulullah صلى الله عليه و سلم. Beliau berkata,” Dan barangsiapa mengadakan perkara baru dalam agama kami yang bukan darinya maka tertolak”.104

Tanya : Apakah Rasulullah صلى الله عليه و سلم membaca alFatihah setelah berdoa ?

Jawab : Segala pujian hanyalah milik Alloh, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah صلى الله عليه و سلم, keluarga dan sahabatnya…

Tidak ada berita (riwayat) yang shahih bahwa Rasulullah صلى الله عليه و سلم membaca alFatihah setelah berdoa. Maka membacanya setelah doa adalah bid’ah.

Wabillahi taufiq, shalawat dan salam semoga tercurah keada nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya. (Lajnah Daimah, Fatwa no. 588)

Dzikir Untuk Membaca AlQur’an Setelah Subuh dan Ashar

Tanya : Sebagian saudara kita keluar untuk bepergia, umrah atau selain itu yang sebagian mereka atau salah satu dari mereka memerintahkan satu hari pada waktu pagi dan sore agar membaca dzikir pagi dan sore yang berasal dari Rasulullah صلى الله عليه و سلم sedangkan jama’ah yang lainnya mendengarkannya. Apa hokum amal ini?

Jawab : Rasulullah صلى الله عليه و سلم melakukan dzikir dan berdoa pada waktu pagi dan sore sendiri, memperdengarkan dan mengajarkannya kepada sahabat. Sahabat pun berdzikir dan berdo’a dengannya pada waktu pagi dan sore sendiri-sendiri mencontoh Rasulullah صلى الله عليه و سلم . Tidak ada berita dari Rasulullah صلى الله عليه و سلم maupun sahabat, mereka mengucapkan dzikir-dzikir dan membaca AlQur’an dengan berjama’ah atau sebagiannya membaca dan yang lainnya mendengarkannya. Maka hendaknya bagi tiap muslim mengambil petunjuk Rasulullah صلى الله عليه و سلم dan sahabatnya dalam dzikir, doa dan caranya serta seluruh apa yang beliau syariatkan. Karena semua kebaikan ada dalam mengikuti petunjuknya dan kejelekan dalam menyelisihinya. Dzikir Berjama’ah dan menjadikannya sebagai kebiasaan termasuk bid’ah. Rasulullah صلى الله عليه و سلم “Hati-hatilah kalian dari perkara yang diada-adaka dalam agama karena tiap apa yang diada-adakan adalah bid’ah dan tiap bid’ah adalah sesat”.99“Barangsiapa mengadakan suatu perkara baru dalam agama yang bukan dari agama kami maka ia tertolak”.100 (Fatawa Islamiah 4/4/510)(Lajnah Daimah

Dzikir-dzikir  atau Shalawat atas Nabi dengan Berjama’ah Setelah Shalat

Tanya : Sebagian muslimin pada bulan ramadhan mengeraskan suara bershalawat atas nabi, khulafaurasyidin, ummahatul mukminin dan 10 sahabat yang  diberitakan masuk sorga pada tiap selesai dua rakaat tarawih. Apa hukum amalan ini?

Jawab : Segala pujian hanyalah milik Alloh, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah صلى الله عليه و سلم, keluarga dan sahabatnya…

Dzikir-dzikir atau shalawat setelah shalat wajib atau sunnah atau di antara rakaat tarawih adalah bid’ah. Rasulullah صلى الله عليه و سلم telah mengatakan,” “Barangsiapa mengadakan suatu perkara baru dalam agama yang bukan dari agama kami maka ia tertolak”.101

Wabillahi taufiq, shalawat dan salam semoga tercurah keada nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya. (Lajnah Daimah, Fatwa no. 6260)


Entry filed under: Doa dan Dzikir, Hadits. Tags: .

Membaca AlQur’an dengan Berjama’ah Bahas Tuntas Shoum Romadhon


Insya Allah,segera terbit..!

Arsip

Blog Stats

  • 31,051 klik
Yang sedang online:
counter
Jumlah pengunjung:
wordpress hit counter sejak Maret 2009
Tentang Anda:
IP Anda

%d bloggers like this: