Aksi Kelompok Teroris di Tanah Suci

July 29, 2009 at 2:44 pm

terorالشيخ الفوزان:هؤلاء الطغمة تجرأوا على حرمات المسلمين ومكة ورمضان فأقدموا على جرائم لم يأتها الكفار Syaikh alFauzan : Kelompok itu yang Nekat Menumpahkan Darah Muslimin, Perusak Makkah dan Bulan Suci Ramadhon, Melakukan Perbuatan yang Tidak dilakukan Orang-orang Kafir Sekalipun

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم على نبينا محمد وعلى اله وأصحابه أجمعين
أما بعد:

Pelanggaran ini tidak dilakukan oleh orang yang hatinya memiliki keimanan. Keharaman yang mereka lakukan adalah keharaman muslimin, karena muslimin mempunyai keharaman yang tidak boleh dilanggar sebagaimana yang disabdakan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam,”Sesungguhnya darah, harta dan kehortmatan kalian haram dilanggar seperti haramnya hari ini di negerimu ini dan di bulan ini (haji)”.Dan Mekkah mempunyai keharam yaitu keharaman darah, keharaman muslim dan keharaman tanah haram.

Allah ta’ala berfirman,”Barangsiapa membunuh orang beriman dengan sengaja maka balaasannya adalah jahannam kekal di dalamnya, Allah murka kepadanya, melaknat dan menyediakan untuknya siksa yang keras. Mekkah haram dirusak dan ditumpahkan darah di dalamnya semenjak Alloh menciptakan langit-langit dan bumi sampai hari kiamat sebagaimana yang Alloh katakan dalam firmanNYa yang lain,

{ومن يرد فيه بالحاد بظلم نذقه من عذاب اليم{

”Barangsiapa menginginkan kerusakan padanya maka Kami akan merasakan baginya siksa yang keras”.

Demikian juga keharaman (kehormatan) bulan Ramadlan yang Alloh telah memerintahkan muslimin untuk puasa dan memperbanyak ibadah padanya. Ia adalah bulan besar dan suci yang Alloh membedakannnya terhadap seluruh bulan yang lainnya dengan banyak kebaikan dan keberkahan. Semua yang kami sebutkan memiliki keharaman. Sementara itu mereka orang-orang bodoh itu telah nekat melanggar kehormatannya. Alloh tidak akan lalai dari apa yang mereka lakukan. Ia Maha membalas kerusakan dan mengintai. “Dan jangan sekali-kali kamu mengira Alloh lalai terhadap apa yang dilakukan orang-orang yang dhalim itu. Tetapi kami ahirkan balasannya di hari yang pada hari itu mata manusia terbelalak(hari kiamat) agar lebih keras siksanya”. Mereka yang nekat melanggar bulan suci Ramadhan, tanah Haram dan muslimin melakukan pelanggaran yang tidak pernah dilakukan oleh orang kafir sekalipun. Dahulu bahkan orang-orang kafir mengagungkannya dan mau memerangi seorang pun pada bulan haram dan tanah haram. Sampai salah seorang dari orang jahiliah dahulu membiarkan pembunuh ayat atau salah satu kerabatnya yang berlindung di tanah haram menunggu sampai keluar darinya. Orang jahiliah itu takut akan balasan Alloh. Bagaimana dengan mereka yang mengaku berjihad di jalan Alloh ? Apakah termasuk jihad membunuh muslimin? Apakah termasuk jihad melanggar kehormatan tanah haram? Apabila kita mengingat pendahulu mereka yang telah memberontak halifah di jaman sahabat, membunuh khulafaur rasyidin, Utsman, berusaha membunuuh Muawiyah bin Abi Sufyan, membunuh Amr bin alAsh dan alMuughirah bin Syu’bah, kita akan tahu bahwa mereka tidak memuliakan/menghormati sahabat nabi shallallahu alaihi wa sallam sebagai generasi terbaik sehingga menghalalkan darah sahabat. Rasulullah صلى الله عليه و سلم telah memberitakan bahwa mereka memerangi orang-orang beriman dan membiarkan orang-orang musrik. Jika mereka meyakini sedang jihad fi sabilillah, apakah jihad dengan melanggar kehormatan apa yang Alloh larang? Sesunggunya mereka berjihad di jalan syetan. Alloh berfirman,”Dan orang-orang beriman berjihad di jalan Alloh dan orang-orang kafir berjihad di jalan thoghut. Maka perangilah wali-wali syetan itu. Sesungguhnya makar syetan itu lemah”. Tidak diragukan mereka telah melakukan banyak pelanggaran. Jika tanah haram itu sendiri tidak boleh dihina dan dilanggar aturan yang berkaitan dengannya seperti dilarang berburu, mengganggu manusia dan tidak boleh dipotong pohon-pohonya untuk mengagungkan kehormatan Alloh lalu bagaimana dengan ka’bah yang baru-baru ini dijadikan ajang pembunuhan muslimin, kekacauan dan ketakutan muslimin di dalamnya? Tidak diragukan bahwa orang-orang dhalim itu telah melakukan kerusakan besar yang caranya mereka ambil dari syetan dari kalangan jin dan manusia. Mengapa mereka mendatangi Makkah dan kerajaan Saudi yang menjalankan hukum Alloh, menjaga dua tanah haram yang mulia dan tauladan bagi negara yang berpegang dengan Islam, apakah mereka menginginkan kehancuran Islam dan muslimin? Ya, itulah keinginan mereka yang mereka terima dari musuh-musuh Islam, mereka yang mengadopsi pemikiran berontak dari kaum kafir dan mereka yang mengutus untuk menyerang muslimin. Akan tetapi Alloh azza wa jalla tetap mengintai dan membiarkan mereka untuk sementara. Alhamdulillah Alloh masih menolong pemerintah Saudi sehingga dapat menangkap para pelaku dan menepis kebatilan makar mereka. Ini adalah karuniNya semata, laa haula wala quwwata illa billah. Tidaklah mereka membuat makar kecuali Alloh membongka makar dalam waktu yang singkat sedang mereka hina. Doa muslimin di tanah haram, di dua masjid, di bulan mubarak dan di seluruh negeri muslimin mengepung mereka. Sesunggunya Alloh Maha Mengabulkan doa.

Kami mengingatkan kepada mereka yang masih mempunyai sisa iman atau sebutir atom di hatinya agar tobat, kembali kepada hidayah dan kebenaran dan tidak tertipu oleh ucapan-ucapan kaum kafir karena sesungguhnya pendahulu mereka tidak berhasil dalam usahanya merongrong Islam. Di jaman mana saja manakala golongan mereka memberontak dan membuat kekacauan Alloh memutus gerakan mereka. Maka mereka hendaknya mengambil ibrah dari pendahulu mereka. Kami tidak heran atas tindakan mereka karena pendahulu mereka dahulu pernah mengotori tanah haram, membunuh alHajjaj di Arafah dan membuang mayat-mayat muslimin di sumur Zam-zam. Pantas kalau murid-murid mereka sekarang mencontoh perbuatan guru. Akan tetapi dengan kekuatan Alloh mereka hina, kalah dan kembali dengan membawa kerugian serta seluruh kaum muslimin murka kepada mereka bahkan orang-orang kafir yang terkena getahnya mencaci mereka. Sebagaimana ucapan syetan pada waktu perang Badar yang menipu orang-orang kafir,”Dan ketika syetan menjadikan baik perbuatan mereka (orang-orang kafir) dan berkata,’Tidak ada seorang manusiapun yang dapat memenangkan kamu pada hari ini dan sesungguhnya aku ini adalah pelindungmu’. Maka tatkala kedua pasukan itu telah berhadapan syetan itu berbalik ke belakang seraya berkata,’Sesungguhnya aku berlepas diri daripadamu sesungguhnya aku dapat melihat yang kamu tidak melihat, sesungguhnya aku takut kepada Alloh’. Dan Alloh sangat keras sisanya’.(AlAnfal:48). Demikian juga orang kafir sekarang berkata seperti syetan guru mereka bila bertemu dengan pengacau itu dan sikap mereka sama dengan setan bila Alloh memenangkan muslimin. Jika mereka masih mempunyai iman hendaknya tobat dan melepaskan pemikiran kotor tersebut. Bagaimana mereka bisa memerangi muslimin, ayah-ayah mereka, teman-teman mereka, membunuh dan merusak rumah-rumah muslimin, di manakah hati nurani mereka ? di manaka agama mereka ? Jika mereka mempunyai agama haruslah mereka takut kepada Alloh.

Bagi para pelaku yang tertangkap akan menerima balasan yang menghinakan dan bagi yang kabur haruslah melepaskan senjata-senjata dan bertobat dan barangsiapa bertobat akan diterima tobatnya. Alloh berfirman,

{قل للذين كفروا ان ينتهوا يغفر لهم ما قد سلف وان يعودوا فقد مضت سنة الاولين}

”Katakanlah kepada orang-orang kafir itu bila mereka berhenti dari kekafirannya maka diampuni dosa yang telah lewat dan bila kembali kepada perbuatan semula maka kebiasaan (siksa) yang telah berjalan pada orang terdahulu akan menimpa mereka”.(alAnfal :38). Mereka harus bertobat dan mengetahui bahwa mereka tidak akan bisa lari dari bumi Alloh, Alloh meliputi mereka dan menolong wali-waliNya. Rasulullah صلى الله عليه و سلم berkata, Alloh ta’ala berkata,

“ان الله قال من عادي لي وليا فقد اذنته بالحرب

”Barangsiapa memushi wali-aliKu maka Aku akan mengundangkan perang dengannya”. (HR.Muslim) Maka orang yang mengganggu hamba Alloh dan muslimin berarti ia memerangi Alloh dan barangsiapa memerangi Alloh maka hina karena akan mengerahkan pasukanNya, langit dan bumi,”Dan pasukan Alloh adalah langit-langit dan bumi dan Alloh Maha perkasa lagi bijaksana”.(alFath:4) Bagi yang masih buron haruslah bertobat dan bersatu kembali dengan muslimin dan bagi yang tertangkap mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai hukum Alloh. Alloh berfirman,”Sesungguhnya balasan orang-orang yang memerangi Alloh dan rasulNya dan melakukan kerusakan di muka bumi adalah dibunuh atau disalib atau dipotong tandan dan kaki mereka dengan menyilang atau dibuang demikian itu adalah kehinaan bagi mereka di dunia dan di ahirat mereka mendapatkan siksa yang besar. Kecuali orang-orang yang bertobat sebelum tertangkap maka ketahuilah sesungguhnya maha pengampun dan penyayang”.(alMaidah :33-34) Jadi bertobatlah sebelum kalian tertangkap dan mendapat hukuman yang berat.

Kita memohon hidayah kepada Alloh untuk kita dan mereka, semoga mereka kembali kepada kebenaran, melindungi kita dari gangguan syetan dan dari pemikiran syetan dan bala tentaranya. Sesungguhnya Alloh Maha mendengar dan mengabulkan doa. Semoga sholawat dan salam tercurah kepada nabi kita, keluarga dan sahabatnya.

Entry filed under: Manhaj. Tags: , , .

Sebab dan Cara Menumpas Teroris Islam dan Pembatal Keislaman


Insya Allah,segera terbit..!

Arsip

Blog Stats

  • 31,051 klik
Yang sedang online:
counter
Jumlah pengunjung:
wordpress hit counter sejak Maret 2009
Tentang Anda:
IP Anda

%d bloggers like this: